13 November 2009

UU Baru Dukung Peran Pemuda




, SERANG (SI) – Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-81 Tingkat Nasional, 28 Oktober 2009, dipusatkan di Kota Serang, Provinsi Banten, kemarin. Acara dihadiri Wakil Presiden (Wapres) Boediono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Menteri yang hadir antara lain Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Mallarangeng, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri,Menteri Perhubungan Freddy Numberi, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad.

Hadir juga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah,Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, dan Wakil Bupati Tangerang Rano Karno.Selain dihadiri sejumlah pejabat negara, acara tersebut juga diikuti sekitar 6.000 pemuda dari 33 provinsi di Indonesia. Wapres Boediono dalam sambutannya mengatakan, yang perlu dilakukan para pemuda Indonesia saat ini adalah mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan pemuda masa lalu.Salah satunya,pemuda harus bisa melepas belenggu ketertinggalan ekonomi.

“Pemuda harus merdeka dari ketertinggalan ekonomi,” ujar Wapres. Menurut Wapres, upaya mempertahan kan Negara Indonesia bukanlah hal mudah karena konflik selalu ada sejak kemerdekaan. “Sejak abad ke-20 hingga saat ini,dasar keindonesiaan tetap terjaga. Untuk itu, perlu mempertahankannya,” ujar Wapres.

Sementara itu,Menegpora Andi Mallarangeng mengatakan, peringatan Sumpah Pemuda yang tahun ini mengangkat tema “Pemuda Mandiri, Indonesia Maju dan Bersatu” bertujuan memperkokoh persatuan Indonesia.“ Peringatan Sumpah Pemuda ini bersamaan denganterbentuknya KabinetIndonesia Bersatu II,”ujarnya.

Selain itu juga bertepatan dengan lahirnya Undang-Undang (UU) No 40 tentang Kepemudaan pada 14 Oktober 2009.UU ini memberikan kesempatan bagi pemuda untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan. “Dengan adanya undangundang ini,pemuda diberikan kesempatan untuk membangun bangsa ini,” kata mantan Juru Bicara Presiden SBY ini.

Menurut Andi, UU tersebut memuat definisi yang jelas tentang pemuda Indonesia. UU Kepemudaan juga mendorong pemerintah daerah untuk peduli kepada pemuda dalam memberikan dukungan anggaran.“Pemuda harus menjadi subjek pembangunan dan pemerintah juga harus memberikan anggaran untuk kemandirian pemuda,”ujarnya. (teguh mahardika)

from http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=BeritaNasional&op=detail_berita&id=2092

0 komentar:

Posting Komentar